UPW Gelar Pelatihan Sadar Wisata

FIB UNKHAIR – Menindaklanjuti kegiatan Training Of Trainer (TOT) Desa Wisata yang dilaksanakan  Kementerian Pariwisata beberapa waktu lalu di Makassar, Program Studi (Prodi) Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun  langsung tancap gas. Betapa tidak, dalam waktu singkat, Prodi besutan Rahma Do Subuh ini langsung menggelar kegiatan pelatihan kepada masyarakat yang berada di sekitar desa wisata. Pelatihan kali ini diperuntukkan masyarakat desa wisata Cengkeh Afo, Air Tege-Tege, Keluraha Tongole.

Kegiatan yang dilangsungkan di Grand Dafam Hotel pada hari selasa (16/7) itu difasilitasi Kementerian Pariwisata bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan. “Pelatihan ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakat Cengkeh Afo tentang pentingnya pariwisata dan segala fasilitas pendukungnya sehingga masyarakat dengan sendirinya bisa mengembangkan desa wisata tersebut,” kata Rahma Do Subuh, ketua Prodi UPW.

Pelatihan ini menghadirkan dua dosen andalan dari Prodi UPW untuk menjadi pemateri. Keduanya adalah Halida Nuria, S.S., M.Si., dan Betly Taghulihi S.E.Par.,M.Par. “Ada beberapa dosen UPW yang ikut TOT desa wisata. Dua dosen kami ini kebutulan dua di antaranya dan kali ini mereka berdua dipercayakan untuk menjadi pemateri,” imbuhnya.

Selain keduanya, lanjut Ibu Ama, begitu sapaan Rahma Do Subuh, pemateri juga didatangkan dari komunitas lainnya yang konsentrasi terhadap pengembangan wisata. “Untuk pemateri lainnya adalah Kris Syamsudin, Founder Cengkeh Afo Gamalama Spices(CAGS),” imbuhnya lagi.

Halida Nuria, salah satu pemateri pada pelatihan tersebut berharap pelatihan ini dapat membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengembangkan desa wisata yang berada di sekitar tempat tinggal masyarakat. “Materi yang kami sampaikan ada beberapa macam, di antaranya tentang pentingnya sadar wisata, hospitality priwisata, dan tentang kuliner wisata Maluku Utara,” sebut perempuan yang memiliki tawa khas tersebut.

Lebih jauh, perempuan lulusan Universitas Udayana Bali itu berharap pelatihan ini dapat mendorong masyarakat untuk menjadikan Cengkeh Afo sebagai salah satu desa wisata perdana di Kota Ternate dan dapat menarik banyak wisatawan dari berbagai daerah dan negara. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *