Masyarakat Jarakore Sambut Positif Kegiatan GNRM dari Tim FIB Unkhair 

Sambutan Bupati Halbar, James Uang

Sambutan Bupati Halbar, James Uang

FIB Unkhair – Tim Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) menyelenggarakan kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Desa Jarakore, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat. Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan Desa Kepulauan Era Pandemi COVID-19” disambut positif oleh masyarakat Desa Jarakore.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan workshop kewirausahaan desa GNRM Unkhair ini. Desa Jarakore memiliki banyak potensi ekonomi yang bisa dikembangkan termasuk salah satunya perikanan budidaya tambak. Saya dibiayai sekolah dan hidup dari penghasilan tambak oleh orang tua,” aku Sekretaris Desa (Sekdes) Jarakore, Naila Jafar.

Naila mengisahkan, sekira tahun 1980-an, tambak Jarakore sangat berkembang. Banyak bantuan modal yang ditawarkan bagi usaha UMKM di Jarakore, tetapi pengetahuan dan pendampingan untuk pengembangan tambak masih terbatas. Untuk itu, kegiatan yang degelar Tim FIB Unkhair sangat membantu.  “Sebenarnya banyak bantuan modal yang ditawarkan untuk UMKM di Jarakore, akan tetapi kami membutuhkan pengetahuan dan pendampingan untuk mengelola usaha. Modal tanpa pengetahuan dan pendampingan tidak akan membangun ekonomi desa Jarakore khususnya pelaku UMKM,” jelasnya.

Situasi kegiatan pembukaan GNRM di Desa Jarakore

Situasi kegiatan pembukaan GNRM di Desa Jarakore

Selain Sekdes, salah seorang peserta UMKM mengaku sangat antusias dengan materi yang diberikan selama workshop. Menurutnya kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari sejak 30 Agustus hingga 1 September 2021 itu menjadi salah satu solusi atas minimnya pengetahuan warga desa terkait potensi ekonomi desa dan UMKM. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk pendampingan terhadap UMKM desa Jarakore serta membuka peluang untuk pengembangan potensi perikanan budidaya tambak ikan nila di Jarakore.

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Bupati Halmahera Barat (Halbar) ini berlangsung secara outdoor di tepi pantai Jarakore. Selain masyarakat umum, setidaknya ada 10 kelompok UMKM Desa Jarakore yang hadir pada kegiatan tersebut. “Rangkaian kegiatan pembukaan juga diisi oleh beberapa sambutan di antaranya sambutan rektor Unkhair, Bupati Halbar, Ketua Tim Pelaksana, dan Kepala Desa Jarakore,” sebut Arlinah Madjid, Ketua Tim Pelaksana GNRM.

Setelah pembukaan di pantai, lanjut Arlinah, kegiatan yang juga dihadiri Dekan FIB dan Fakultas Pernatian Unkhair ini dilanjutkan secara indoor dengan gelar wicara yang diisi oleh sejumlah narasumber. “Pemateri dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Halbar; Dinas Kelautan dan Perikanan Halbar; Lembaga Permodalan Usaha Kelautan dan Perikanan; Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; serta Praktisi Industri Perikanan,” imbuh Doktor dalam bidang Antropologi itu.

Pada hari berikut, program pendampingan yang mengusung semangat gotong royong tersebut diisi oleh  beberapa akademisi dan praktisi UMKM. “Materi yang diberikan kepada peserta terkait manajemen tata kelola keuangan dan pemasaran UMKM, kreasi, inovasi produk dan pembuatan profil usaha serta manajemen pemberian pakan ikan nila di kolam tradisional,” imbuh Arlinah lagi.

Foto bersama Tim GNRM FIB bersama Bupati Halbar dan Rektor Unkhair

Foto bersama Tim GNRM FIB bersama Bupati Halbar dan Rektor Unkhair

Sekadar diketahui, Gerakan Nasional Revolusi mental (GNRM) adalah sebuah program nasional yang diprakarsai oleh Presiden Joko Widodo. Sejak pertama kali diinstruksikan pada tahun 2016, gerakan ini mengandung tiga nilai besar, yakni integritas, etos kerja, dan kerjasama atau seringkali dikenal sebagai gotong royong. Nilai-nilai inilah yang menjadi dasar lima program utama GNRM, yakni 1) Gerakan Indonesia Melayani, 2) Gerakan Indonesia Bersih, 3) Gerakan Indonesia Tertib, 4) Gerakan Indonesia Mandiri, dan 5) Gerakan Indonesia Bersatu. (*)