FIB Unkhair Mulai Kuliah 22 Februari dengan Blended Learning

Suasana Rapat Dosen dan Pegawai FIB Unkhair
Suasana Rapat Dosen dan Pegawai FIB Unkhair

FIB Unkhair – Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun Ternate memulai kuliah semester genap tahun ajaran 2020-2021 pada tanggal 22 Februari 2021. Kesepakatan ini mengemuka saat gelar rapat dosen dan pegawai di lingkungan FIB Unkhair di ruang dosen FIB, Senin (15/02/21) pagi.

Rapat yang dipimpin langsung Dekan FIB, Fachmi Alhadar, itu selain menyepakati waktu mulai perkuliahan juga menyepakati metode belajar selama pandemi ini. Setelah melalui perdebatan antardosen tentang metode pembelajaran yang efektif selama pandemi, akhirnya disepakati untuk menggunakan metode blended learning.

Metode ini dimaksudkan perkuliahan akan dikombinasikan antara daring dan luring. Ada waktu tertentu untuk kuliah daring dan ada waktu tertentu untuk kuliah luring. “Kita harus melaksanakan ini karena aturan memaksa kita untuk menjahui keramaian selama pandemi. Agar mahasiswa tidak menumpuk dalam satu waktu, kita atur jadwal sehingga ada saatnya kuliah daring dan ada saatnya kuliah luring,” terang Fachmi.

Setelah menyepakati metode tersebut, Dekan menugaskan Wakil Dekan Bidang Akademik dan para Koordinator Program Studi untuk duduk bersama dalam minggu ini mengatur jadwal sehingga semua jenjang semester terbagi dalam waktu tertentu. “Kita atur supaya misalnya dalam satu minggu kuliah luring itu semua jurusan di semester dua kuliah senin dan selasa, terus hari berikut tetap semua jurusan tetapi semester empat misalnya, dan seterusnya begitu. Karena semester genap ini kan ada tiga semester, yaitu semester dua, empat, dan enam,” imbuh Dosen yang menjadi idola mahasiswa di kelas poetry ini.

Suasana Rapat Dosen dan Pegawai FIB Unkhair
Suasana Rapat Dosen dan Pegawai FIB Unkhair

Terkait dengan metode ini, Koordinator Program Studi Sastra Inggris, Sutisno Adam menyarankan agar dalam penyusunan jadwal kuliah, mata kuliah-mata kuliah tertentu yang membutuhkan interaksi  seperti kelas Speaking dan Listening harus diprioritaskan sebagai mata kuliah daring. “Nah kalau itu sudah masuk hal teknis, nanti pada saat penyusunan jadwal dengan Wadek (Wakil Dekan) I baru diatur mata kuliah seperti itu,” kata Dekan mengarahkan.

Rapat ini diakhiri dengan suasana riang, pasalnya rapat ditutup dengan perkenalan dua dosen baru FIB yang masih lajang. Pertanyaan tentang status kedua dosen perempuan itu menjadi penghangat keriangan dalam ruangan itu.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *