08 Oct 2026 Humas fib Post Dibaca 17 kali

Potong Tumpeng Warnai Syukuran Puncak Dies Natalis ke-27 FIB Unkhair

Potong Tumpeng Warnai Syukuran Puncak Dies Natalis ke-27 FIB Unkhair

Ternate β€” Suasana syukur dan kebersamaan mewarnai puncak perayaan Dies Natalis ke-27 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun. Salah satu rangkaian utama dalam perayaan tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dekan FIB Unkhair, Nurain Jalaluddin, S.S., M.A., Kamis (1/10/2026).

Pemotongan tumpeng dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan FIB yang telah memasuki usia ke-27 tahun. Dalam momen tersebut, Dekan didampingi oleh Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, dan Wakil Dekan III FIB, serta Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah, W Jabid, juga Guru Besar, Prof. Dr., Drs. Gufran Ali Ibrahim, M.S., dan Rektor Periode 2021 - 2025, Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum.

Momen pemotongan tumpeng berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kehadiran para pimpinan universitas dan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta mahasiswa menjadi simbol kebersamaan dalam merayakan perjalanan FIB sekaligus menatap masa depan fakultas.

Rektor Universitas Khairun, menyampaikan bahwa usia 27 tahun merupakan perjalanan yang panjang dan tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak. Menurutnya, Dies Natalis menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus melakukan refleksi terhadap apa yang telah dilakukan dan apa yang perlu diperkuat ke depan.

β€œDies Natalis bukan hanya tentang bertambahnya usia, tetapi juga tentang bagaimana kita melihat kembali perjalanan yang sudah dilalui dan mempersiapkan langkah untuk masa depan. FIB memiliki peran penting dalam menjaga ilmu pengetahuan, bahasa, sastra, sejarah, antropologi, serta kebudayaan yang menjadi bagian dari identitas daerah,” ujar Rektor.

Ia berharap FIB terus memperkuat kontribusinya bagi Universitas Khairun, masyarakat, dan pembangunan Maluku Utara, terutama melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

Sementara itu, Dekan FIB Unkhair, Nurain Jalaluddin, S.S., M.A., mengatakan pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur keluarga besar FIB atas perjalanan fakultas selama 27 tahun.

β€œIni adalah bentuk rasa syukur kita karena FIB sudah sampai di usia 27 tahun. Perjalanan ini tentu tidak dibangun oleh satu atau dua orang, tetapi oleh banyak generasi yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan pengabdian untuk FIB,” ungkap Nurain.

Ia menambahkan, momentum Dies Natalis menjadi kesempatan bagi seluruh keluarga besar FIB untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga semangat pengabdian yang telah diwariskan oleh para pendahulu.Β 

β€œKita bersyukur atas apa yang sudah kita capai, tetapi kita juga punya tanggung jawab untuk melanjutkan apa yang sudah dimulai oleh para pendahulu. Harapannya, FIB terus menjadi rumah bagi ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan kemanusiaan, serta memberikan dampak bagi masyarakat dan bumi Moloku Kie Raha,” tambahnya.

Pemotongan tumpeng kemudian menjadi salah satu momen kebersamaan dalam puncak Dies Natalis ke-27 FIB Unkhair, yang mengusung semangat β€œMengabdi lewat budaya, menginspirasi lewat karya.” Momen tersebut sekaligus menjadi penanda rasa syukur atas perjalanan FIB dan doa bersama untuk perjalanan fakultas di tahun-tahun mendatang. (*)