Pemdes Pigaraja Terima Lima Mahasiswa Magang Prodi Antropologi Sosial FIB Unkhair
BACAN TIMUR SELATAN β Pemerintah Desa Pigaraja, Kecamatan Bacan Timur Selatan, menerima lima mahasiswa magang dari Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair), Senin (21/9/2026).
Kedatangan mahasiswa magang berlangsung di Kantor Desa Pigaraja dan dihadiri oleh Sekretaris Desa (Sekdes), Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan, Bendahara Desa, serta sejumlah Ketua RT di Desa Pigaraja. Kegiatan magang ini diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di tengah masyarakat sekaligus memberikan kontribusi bagi pemerintah desa, khususnya dalam mendukung pekerjaan administrasi dan pendataan desa.
Sekretaris Desa Pigaraja, Husen Idris, menyambut baik kehadiran mahasiswa magang dari Prodi Antropologi Sosial FIB Unkhair. Ia berharap mahasiswa dapat membantu menyelesaikan sejumlah pekerjaan administrasi yang masih tertunda, terutama penyusunan dan pembaruan data demografi, geografis, serta sosial ekonomi masyarakat.
βMudah-mudahan kedatangan mahasiswa kali ini bisa membantu pemerintah desa dalam menyelesaikan pekerjaan administrasi yang masih tertunda,β ujar Husen.
Menurutnya, data tersebut penting bagi pemerintah desa sebagai dasar dalam memahami kondisi masyarakat sekaligus mendukung penyusunan berbagai program dan kebijakan pembangunan desa.
Sementara itu, Bahtiar Hairullah, S.S., M.A., selaku dosen pendamping mahasiswa magang, mengatakan bahwa kegiatan magang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa Antropologi Sosial. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami masyarakat melalui teori di ruang kelas, tetapi juga mampu melihat dan memahami secara langsung berbagai dinamika kehidupan masyarakat di lapangan.
βMagang ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang mereka peroleh di kampus dengan realitas kehidupan masyarakat. Mereka dapat belajar memahami kondisi sosial, budaya, ekonomi, sekaligus mengenal bagaimana pemerintahan desa menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat,β ujar Bahtiar.
Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi Pemerintah Desa Pigaraja, terutama dalam membantu proses pendataan dan penyusunan informasi mengenai kondisi masyarakat desa. Menurutnya, data desa memiliki posisi penting dalam memahami potensi, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Karena itu, mahasiswa diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat dengan tetap mengedepankan etika serta menghargai pengetahuan dan pengalaman lokal masyarakat.
Kegiatan magang ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Melalui keterlibatan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, sekaligus mendukung penguatan administrasi dan pendataan masyarakat di Desa Pigaraja. (*)