KKSS Gandeng FIB Unkhair dan Pemkot Ternate Siapkan Pekan Budaya Sulawesi Selatan 2026
TERNATE β Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) bersama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun mulai mematangkan rencana pelaksanaan Pekan Budaya Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Pembahasan kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Dolabololo, ruang rapat FIB Unkhair, Kamis (10/9/2026). Pertemuan ini mempertemukan pengurus dan panitia KKSS bersama paguyuban KKSS, FIB Unkhair, Dinas Pariwisata Kota Ternate, serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate.
Dari FIB Unkhair, pertemuan dipimpin Dekan FIB Unkhair. Sementara dari Pemerintah Kota Ternate hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate, Rustam Pandjab Mahli, S.Pd, bersama perwakilan Disperindag Kota Ternate.
Pekan Budaya Sulawesi Selatan merupakan kegiatan yang digagas KKSS sebagai upaya memperkuat silaturahmi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan kepada masyarakat Kota Ternate. Rangkaian kegiatan yang direncanakan tidak hanya berfokus pada kebudayaan, tetapi juga mencakup bidang peningkatan UMKM, pariwisata, perlombaan, dan keagamaan.
Salah satu agenda di bidang keagamaan yang direncanakan adalah isbat pernikahan.
Dalam pertemuan tersebut, KKSS menyampaikan kepercayaan kepada FIB Unkhair untuk terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. FIB dinilai memiliki kapasitas serta sumber daya manusia yang relevan dalam mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan.
Dekan FIB Unkhair menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Budaya Sulawesi Selatan, terutama melalui sumber daya manusia yang dimiliki fakultas.
βFIB siap mendukung kegiatan ini dengan SDM yang kami miliki. Kami menyambut baik kepercayaan KKSS untuk berkolaborasi, karena kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya FIB untuk terus mewadahi dan mengembangkan kegiatan-kegiatan kebudayaan,β ujar Dekan FIB Unkhair.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate, Rustam Pandjab Mahli, S.Pd. Ia menyatakan kesiapan Dinas Pariwisata untuk mendukung kegiatan yang direncanakan tersebut.
Rustam juga memberikan masukan agar Pekan Budaya Sulawesi Selatan dapat menjadi ruang kolaborasi antara budaya Sulawesi Selatan dan budaya Ternate. Menurutnya, keterlibatan unsur budaya lokal akan membuat kegiatan semakin relevan dengan konteks Kota Ternate sekaligus membuka ruang pertukaran budaya antarmasyarakat.
βKegiatan ini akan lebih menarik apabila budaya Sulawesi Selatan juga dikolaborasikan dengan budaya Ternate. Jadi bukan hanya memperkenalkan budaya Sulawesi Selatan, tetapi juga menjadi ruang untuk saling mengenal dan memperkuat kekayaan budaya yang ada di Ternate,β ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Disperindag Kota Ternate menyampaikan kesiapan untuk memberikan dukungan, khususnya apabila rangkaian kegiatan berkaitan dengan peningkatan dan pengembangan UMKM.
Dengan melibatkan berbagai pihak, Pekan Budaya Sulawesi Selatan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan UMKM, promosi pariwisata, kegiatan kreatif dan perlombaan, serta penguatan hubungan sosial dan keagamaan.
Kolaborasi antara KKSS, FIB Unkhair, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Pariwisata dan Disperindag, serta berbagai unsur masyarakat ini selanjutnya akan dimatangkan dalam pembahasan berikutnya menjelang pelaksanaan kegiatan pada Desember 2026.
Melalui Pekan Budaya Sulawesi Selatan, KKSS berharap dapat terus memperkuat tali silaturahmi sekaligus menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengenal, merawat, dan merayakan keberagaman budaya di Kota Ternate.