2019, Dua Dosen Prodi Ilmu Sejarah Rampungkan Program Doktor

FIB, UNKHAIR – Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair) sudah sepatutnya berbangga. Betapa tidak, di tahun 2019, dua dosen yang tercatat sebagai pengajar pada program studi tersebut merampungkan program doktor mereka. Keduanya adalah Nurachman Irianto dan Abd. Rahman.

Nurachman Irianto lulus program doktor di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan judul disertasi “Simbol-Simbol Megalitik di Pulau Ternate dan Tidore, Kajian Fungsi dan Makna dalam Konteks Sosial Budaya Masyarakat Pendukungnya”. Pak Maman, begitu sapaan Nurachman Irianto, tercatat menyelesaikan program doktornya pada tanggal  22 Juli 2019 di bawah bimbingan Prof. Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra, M.A., M.Phil.

Dr. Nurachman Irianto, S.S., M.A
Dr. Nurachman Irianto, S.S., M.A.

Di tahun yang sama, Abd. Rahman merampungkan program doktornya di Universitas Indonesia (UI). Pria yang dibimbing langsung Sejarawan Senior Prof. Susanto Zuhdi ini mengangkat judul disertasi Penataan Maluku Utara Pada Masa Pemerintahan Kolonial Belanda dan Berakhirnya Kerajaan Loloda (1817-1915). Pak Eman, sapaan Abd. Rahman, mempertahankan disertasinya di depan dewan penguji pada tanggal 18 Desember 2019.

Dr. Abd Rahman, S.S., M.Si.
Dr. Abd Rahman, S.S., M.Si.

Jainul Yusup, Koordinator Program Studi Ilmu Sejarah bilang, kedua dosen Ilmu sejarah ini berhasil meraih gelar doktor di dua universitas terkemuka di Indonesia. “Untuk itu, capaian kedua dosen kami ini semakin menambah kualitas sumber daya pengajar di program studi ini (Ilmu Sejarah,” bilangnya.

Menurut alumnus Universitas Padjajaran (Unpad) ini, kualitas pengajar Ilmu Sejarah semakin mumpuni, untuk itu, Program Studi ini bisa menjadi pilihan bagi calon mahasiswa baru yang memiliki minat kajian di sejarah. “Ini bukti bahwa, Ilmu Sejarah memberikan harapan yang besar bagi siapa saja untuk menimba ilmu di sini (Ilmu Sejarah), jadi jangan ragu daftar dan lanjut kuliah di Prodi Sejarah,” katanya meyakinkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *