FIB Gelar Workshop PHBD

FIB, UNKHAIR – Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair) menggelar kegiatan lokakarya Program Hibah Bina Desa (PHBD) tingkat mahasiswa di lingkup FIB. Kegiatan yang diinisiasi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan ini merupakan respons atas program nasional yang digelontorkan oleh Diretorat Kemahasiswaan, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIB, Andi Sumar-Karman dalam sambutannya pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program tersebut merupakan kesempatan mahasiswa untuk berlatih mengabdikan kemampuannya kepada masyarakat secara langsung. “Ini kesempatan kita terjun ke masyarakat untuk membangun desa melalui PHBD. Kita hanya ususlkan, dananya dari Kemristekdikti,” katanya.

Untuk itu, melalui lokakarya tersebut Andi mengajak kepada mahasiswa dan para Ketua Program Studi (Kaprodi) dan para dosen yang ikut hadir pada kegiatan itu untuk membentuk tim dan menyusun proposal untuk diusulkan. “Saya harap kita langsung bentuk tim di ruangan ini di bawah koordinasi setiap Kaprodi dan langsung ditentukan siapa dosen pembimbingnya. Dengan demikian, rencana kerja kita untuk mengusulkan proposal untuk mendapatkan pendanaan kegiataan yang kita rencanakan segera terrealisasikan,” katanya mengajak.

Menurut Andi, program-program yang diusulkan melalui proposal yang nanti dibuat harus secara langsung dapat membangun kemandirian masyarakat dan berkelanjutan. “Ibaratnya kita, melalui program ini kita tidak langsun kasih ikan tetapi kita kasih kailnya lalu beritahu cara mancingnya sehingga kedepan setelah kita tinggalkan mereka, masyarakat memiliki kemampuan memancing sehingga mereka dapat melakukannya sendiri,” katanya.

Program-program yang diusulakan, lanjut Andi, bisa dalam bentuk apa saja. Asalkan program itu bermanfaat bagi kelangsungan hidup masyarakat. “Bisa dalam bentuk pariwisata, pendidikan, ekonomi, dan lain-lainnya,” sebutnya.

Usai memberi arahan, Andi memberikan kesempata kepada setiap Kaprodi untuk mengkoordinasi dengan mahasiswanya pada jurusan masing-masing untuk membentuk tim sekaligus mencari topik pengabdian yang hendak diusulkan. Selang beberapa waktu, kegiatan ini berhasil karena setiap Program Studi di Fakultas Ilmu Budaya berhasil membentuk tim lengkap dengan topic-topik pengabdiannya. Pada kesempatan tersebut, tim yang dibentuk kurang lebih  sebanyak 8 tim terbentuk. “Semoga tim yang terbentuk, usulannya dapat diterima oleh Kemristekdikti,” kata Andi diamini para mahasiswa dan dosen.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *