UPW Jadi Penentu Unkhair Masuk Sebagai MCSTO

FIB UNKHAIR – Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair) menjadi penentu masuknya Universitas Khairun dalam 16 Perguruang Tinggi Negeri (PTN) dalam perannya sebagai Monitoring Center Sustainable Tourism Observation (MCSTO) untuk Program Sustainable Tourism Development  (Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan) atau sering disingkat STD.

Mustafa Mansur, utusan dari Prodi UPW yang ikut kegiatan tersebut di Jakarta mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata memasukkan Unkhair dalam program nasional ini karena pertimbangannya adalah kehadiran UPW. “Alhamdulillah Unkhair masuk dalam 16 PTN sebagai MCSTO untuk Program Sustainable Tourism Development pada destinasi Pariwisata di Morotai. Keberadaan Prodi Usaha Perjalanan Wisata di FIB Unkhair menjadi pertimbangan Kementerian Pariwisata memasukan Unkhair dalam Program Nasional ini,” katanya.

Selain memiliki Program Studi UPW, Unkhair masuk  sebagai PTN yang menjadi MCSTO karena berada di wilayah provinsi (Maluku Utara) yang salah satu daerahnya ditetapkan sebagai salah satu wilayah pengembangan destinasi pariwisata nasional, yakni kabupaten Kepulauan Morotai.

Kegiatan yang berlangsung pada hari kamis (12/12/18) di hotel Nototel Tangerang City Baten itu, lanjut Mustafa, merupakan rapat evaluasi dan monitoring sekaligus menjadi wadah atau forum untuk membahas  program STD pada tahun 2019. “20 Dinas Pariwisata Kab/Kota yg masuk dlm Program STD juga diundang untuk hadir. Dari Maluku Utara, Dispar Morotai dan Kota Ternate yang diundang, tapi yang hadir hanya dari Dispar Kab. Pulau Morotai,” imbuhnya.

Mustafa menjelaskan, dengan mengacu pada visi. misi, dan program kerja UPW, Unkhair, sesungguhnya telah berperan penting dalam pembangunan kepariwisataan di Maluku Utara. “Khusus melalui penyiapan SDM yang dilakukan melalui proses pembelajaran, melaksanakan program sertifikasi kompotes di di bidang tour guide (pemandu wisata), ticketing, tour planing, dan ke depan juga akan dilaksanakan program kompotensi bidang pariwisata,” jelasnya.

Sekadar diketahui, program sertifikasi kompotensi pariwisata sebenarnya pernah dilakukan oleh Prodi UPW pada tahun ini (2018) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Pariwisata Phinisi Makasar dan Lembaga Sertifikasi Pariwisata Rafflesia Lampung. Kedua lembaga ini mendapat mandat dari Lembaga Nasional Sertifikasi (LSP) yang berkedudukan di Jakarta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *