Nonako dan Keseruan FIB

FIB, UNKHAIR – Setiap tahun, Universitas Khairun (Unkhair) memeriahkan ulang tahunnya (Dies Natalis) dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, salah satunya adalah jalan sehat. Untuk kemeriahan itu, jauh sebelum kegiatan diselenggarakan, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) sudah menyiapkan kaos seragamnya sendiri. Untuk tampil beda, FIB tidak mengenakan kaos yang sama dengan peserta jalan sehat lainnya.

Di dalam kaos itu, frasa Fakultas Ilmu Budaya dilengkapi dengan kata NONAKO. Kata ini berasal dari bahasa Ternate, yang diartikan menjadi penanda, menandai, mengenali, atau memahami. Dari diskusi grup Whatsapp FIB, dapat disimpulkan, semua arti di atas dapat digunakan berdasarkan konteks situasinya.  Agar tidak bias, dalam tautannya dengan FIB, kata ini lalu disepakati dengan pengertian yang ikonis, yakni FIB ingin dikenal salah satu fakultas kembanggaan Unkhair dan Maluku Utara. Dengan demikian, orang mengenal Unkhair karena FIB.

Dengan bangga, peserta jalan sehat dari FIB datang sejak pagi mengenakan kaos NONAKO ke Kantor Walikota sebagai lokasi jalan sehat. Sesaat setalah jalan sehat, keseruan mulai  berlangsung. Semua peserta jalan sehat menunggu kupon doorprize yang telah disediakan panitian. Untuk menghindari penumpukan, panitia akhirnya memberikan kepercayaan kepada dekan setiap fakultas untuk membagikan kepada keluarga besar fakultasnya. Keseruan momen pembagian ini tidak bisa ditakar. Tawa bahagia tumpah ruah.

Melalui tangan dingin nan adil dekan FIB, Fachmi Alhadar, semua mendapat kupon. Keberuntungan mulai berdatangan. Dari sepeda, buku tabungan, hingga mixer (alat pengaduk) didapat oleh keluarga besar FIB. ” Dapat hadiah jelas menyenangkan. Tapi bukan itu tujuannya. Hadir dan ikut bersama-sama dalam momentum kelahiran almamater tercinta kita ini, Unkhair, dan kebersamaan di lingkup FIB khususnya, adalah energi yangg sejatinya tak boleh redup, apalagi sampai padam. Nyalakan terus dalam suasana kekeluargaan. Tanpa batas. Tiada sekat. Jauhkan purbasangka. Ke arah sanalah seharusnya cita-cita dikayuhkan,” tulis Andi Sumar Karman, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, FIB, di akun facebook-nya.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *